Kategori
News

Ini Alamat OJS Jurnal STISNU Tangerang

Tangerang, STISNU News

STISNU Tangerang terus mendorong perbaikan kualitas dalam segala aspek. Salah satunya dalam aspek media penulisan artikel ilmiah. Hikamuna sebagai jurnal STISNU didorong agar beralih dari sistem konvensional pada open journal system.

Hal itu dinyatakan H. Muhammad Qustulani, Waka I Bid Akademik STISNU Nusantara saat dihubungi STISNU News, Jum’at (28/4) di ruangannya.

“Tidak hanya selesai di situ, kita akan dorong agar Hikamuna ini menjadi jurnal terakreditasi internasional,” tegasnya.

Di samping itu, Ketua LP3M Muhammad Sartibi, M.Pd sangat mengapresiasi perubahan tersebut. Ia mengungkapkan, dengan ojs karya dosen-dosen STISNU Tangerang dapat diakses dan dibaca oleh semua orang, tidak hanya dari Indonesia saja.

“Kalau Hikamuna sudah punya ojs karya-karya kita bisa dibaca oleh peneliti maupun dosen dari luar negeri juga. Ini sangat bagus,” terangnya.

Para pembaca bisa mengunjungi alamat ojs Hikamuna pada portal berikut:

http://journal.stisnutangerang.ac.id/index.php/hikamuna/login/signIn

Dengan adanya ojs tersebut, diharapkan semua civitas academia STISNU Tangerang termotivasi untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas

Kategori
Kampus

STISNU Tangerang Gandeng ADRI Tingkatkan Mutu Dosen

Serpong, STISNU News-Kamis, 13/04/2017

Untuk meningkatkan pelayanan perguruan tinggi, diperlukan peningkatan kualitas tenaga pendidik (dosen). Sebagai salah satu Perguruan Tinggi NU di Tangerang, Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang akan terus melakukan perbaikan dari berbagai aspek, termasuk kualitas dosen.
Muhamad Qustulani, Wakil Ketua STISNU Nusantara menyampaikan, STISNU menggandeng organisasi Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) untuk peningkatan kualitas. Hal ini dituangkan dalam nota kesepahaman dan kerja sama pembinaan dosen STISNU Nusantara.
“Saya berharap, ADRI membantu kami dalam meningkatkan mutu. Agar Tri Dharma perguruan tinggi tercapai secara maksimal,” ujarnya, Kamis (13/4) di Serpong.
Adapun kerja sama yang dilakukan adalah pembinaan dosen dalam pengembangan metodologi pembelajaran. Dosen juga diberikan pelatihan dalam penguatan mutu penelitian, pengabdian dan penulisan jurnal internasional.
Ahmad Fathoni Rodli, Ketua Umum ADRI mengungkapkan, pihaknya siap menjadi fasilitator dan membantu para dosen untuk meningkatkan mutu akademik individu, baik dari pengajaran, penelitian, pengabdian, dan penulisan jurnal ilmiah terindeks.
“Kita akan dorong para dosen untuk aktif dalam hal penelitian, khususnya menulis jurnal internasional. Saya berharap agar STISNU dan PTNU lainnya mampu bersaing dengan kampus lain,” terangnya.
Sumber: http://www.nu.or.id