Kategori
News

Kader PMII Harus Menjadi Kontrol Sosial

Tangerang, STISNU News

Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Cabang Tangerang melakukan perekrutan terhadap mahasiswa/i baru atau Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA).

Ahmad Baydowi Ketua Pelaksana MAPABA mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan banyak manfaat kepada anggota baru. Mereka mendapatkan ilmu dan pola pikir sebagai bekal generasi muda sebagai agen perubahan agen of change.

“Calon anggota PMII harus lebih jeli dalam menyikapi dan merespon berbagai persoalan yang saat ini jadi polemik di kalangan masyarakat kususnya Bangsa kita,” ucapnya, Senin (25/9/2017).

Menurutnya, sampai saat ini sering tersebar berita HOAX di media internet. Maka itu ia meminta kepada calon anggota dan kader PMII harus siap dalam menjawab tantangan zaman.

Sementara Ketua Komisariat PMII STISNU Nusantara Tangerang, Muhammad Hasanudin menuturkan, dengan adanya kontrol sosial dan perubahan perubahan yang signifikan, sebagai calon kader PMII dapat melakukan perubahan-perubahan terutama dalam pola pikir, tindakan maupun gerakan-gerakan sebagai generasi melenial.

“Saat ini generasi muda khususnya di kalangan mahasiswa mengalami penurunan yang sangat signifikan dalam gerakan-gerakan, maupun tindakan sosial kemasyarakatan dalam menghadapi tantangan zaman,” ucapnya.

Salahsatu alumni PMII yang hadir saat pembukaan acara MAPABA, Muhamad Qustulani mengaku bangga menjadi kader PMII karena dirinya juga dibesarkan oleh organisasi PMII ini.

Ia juga menyampaikan kepada calon anggota baru Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) PK PMII STISNU Nusantara Tangerang untuk serius dan semangat dalam mengikuti kegiatan MAPABA ini.

“Saya harap kalian menjadi kader yang ulul albab, berkarakter dan berkomitmen dan berani bertangung jawab atas segala perbuatan yang dilakukan,” katanya.

Kegiatan yang bertemakan ‘Bersatu Dalam Gerakan Melangkah Untuk Perubahan’ itu diikuti 100 peserta dari kampus STISNU dan 20 delegasi dari kampus di Kota Tangerang yaitu kampus (UMT, BINAMADANI, STTIB, dan beberapa kampus lainya).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) pengurus kordinator cabang PMII (PKC) Banten, ketua PC PMII Tangerang dan Ikatan Alumni PMII Tangerang. (Redaksi)

Kategori
News

Cara PMII STISNU Tangerang Peringati Hari Pahlawan

Tangerang, STISNU News

Pengurus komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama Tangerang Kota Tangerang gelar aksi refleksi hari Pahlawan di Museum Taruna Tangerang, dengan doa bersama dan kajian interaktif pada hari jum’at sore (10/11/2017). Bagi kader-kader PMII, hal tersebut sebagai refleksi kecintaan kepada para pahlawan sekaligus menapaktilasi sejarah perjuangan pahlawan dalam berkiprah untuk bangsa.

“Kami menggagas mengadakan doa bersama di makam pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan. supaya generasi muda sebagai penerus bangsa terus mengingat jasa pahlawan dan membiasakan menghormati para pahlawan bangsa. Kegiatan doa bersama ini, juga merupakan kegiatan yang cukup positif. Ke depan, diharapkan cita-cita dari para pahlawan bisa terus dilanjutkan oleh generasi muda, ” ujar ketua komisariat “M. Hasanudin”.

Setelah melakukan doa bersama pergerakan mahasiswa islam Indonesia (PMII) Komisariat STISNU Kota Tangerang bergantian para mahasiswa itu melakukan kajian interaktif seputar pergerakan atau sejarah perjuangan para pahlawan bangsa. Sekaligus untuk menananmkan para kader-kader PMII Untuk selalu menanamkan dan mengingat para jasa-jasa pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari kaum penjajah.

Siti nur arofah salah satu pengurus komisariat Berkata di sela-sela kegiatan refleksi.“Kita juga tentu tidak ingin mengkhianati dan melupakan para pejuang bangsa yang terlebih dulu gugur dan meninggalkan kita semua, makanya kita ingin generasi Zaman Now ini dapat mengambil peran dan memaknai hari pahlawan ini dengan menauladani para pahlawan yang ada dan tidak hanya jadi seremonial saja.

M. Fajar Subhi sekretaris komisariat PMII STISNU’ Ia mengatakan, pahlawan bukanlah yang dulu perang saja yang melawan para penjajah, kita juga generasi muda adalah pahlawan yang masih terus memperjuangkan cita-cita bangsa. jika semua pemuda sudah sepakat para pahlawan sebagai tauladannya maka tidak akan ada pemuda atau mahasiswa yang mengkhianati Pancasila alias menyimpang, tidak akan muncul lagi mahasiswa yang hanya menggadaikan idealismenya untuk kepentingan sesaat (pribadi dan kelompok). Pun demikian dengan pemuda, tidak akan saling bertengkar dan saling hujat menghujat.

“Kondisi Negeri kita saat ini bisa kita lihat semua, bangsa kita sudah terombang-ambing dengan isu-isu HOAX, hak rakyat di rampas, korupsi merajalela dan masih banyak lainya. seolah peran mahasiswa dan pemuda terlihat pasif. bahan-bahan diskusi hanya sebagai wacana, padahal setiap tahun mahasiswa baru di semua kampus selalu bertambah dengan pesat.

“Harapan ke depan dengan adanya kegiatan ini agar mata zohir para generasi muda khususnya mahasiswa sebagai “agen perubahan” agar matanya terbuka lebar-lebar dalam dalam melihat persoalan-persoalan bangsa, khususnya di zaman melenial ini mahasisiwa di tuntut berpera aktif, Untuk menjaga dan meneruskan cita-cita kemerdekaan bangsa untuk menjadikan bangsa ini mandiri, adil dan makmur. Oleh karena itu,kita sebagai generasi muda persiapkan diri buat Indonesia lebih maju, adil, makmur, sehingga generasi muda tahu dan ini yang harus dikejar dan di perjuangkan bersama. (ASF

Kategori
News

PMII STISNU Bimbing Mapaba STIE Yapera

PMII STISNU Bimbing Mapaba STIE Yapera

Tangerang, STISNU News

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STISNU Tangerang menggelar MAPABA. Ketua Pelaksana Hasibullah mengatakan, kegiatan itu sebagai ajang pengenalan PMII kepada mahasiswa/i baru.

“Kita kenalkan PMII kepada mahasiswa baru,” tegasnya (15/5) di Kampus STIE Yapera

Dia menambahkan, kegiatan yang diadakan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Yapera mengusung tema MENATA GERAKAN, BERSATU DALAM KOMITMEN MENUJU INSAL ULUL ALBAB. Kegiatan ini dikawal penuh oleh pengurus Komisariat STISNU Tangerang.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk mencegah faham-faham radikal dan faham yang salah dan sebagai penguatan kaderisasi PMII khususnya di Kota Tanggerang,” tuturnya.

Karena melihat rentannya moral dan paradigma mahasiswa yang mudah terdoktrinasi faham-faham radikal. Di samping itu, agar mahasiswa tidak ikut dalam golongan-golongan dan organisasi yang berpaham radikal.

“Karena organisasi itu (yang radikal) lepas dari koridor keislaman dan nilai-nilai ahlus sunnah wal jama’ah serta Pancasila,” tegasnya.

Pembelajaran ini dimulai dari  masa penerimaan anggota baru “MAPABA”  beberapa gagasan yg disampaikan oleh Ahmad Sodik Fauzi salah satu pengurus komisariat STISNU Tangerang sekaligus kordinator acara.

Ia memberikan arahan agar selalu berfikir kritis dalam situasi dan kondisi yang ada dan selalu  berkomitmen dalam memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia, serta selalu berpegang teguh pada Aswaja dan Pancasila. (ASF)