Ngaji Pancasila, Upaya Perkuat Nasionalisme Pelajar

Tangerang, STISNU News

Ngaji Pancasila adalah kegiatan pengabdian masyarakat kampus STISNU Tangerang. Pelajar menjadi incaran empuk penyebar paham radikalisme. Untuk itu, perlu adanya penguatan nasionalisme dan pemahaman Islam yang ramah di kalangan pelajar.

Ustadz Jarkoni menyampaikan, saat lulus sekolah akan menghadapi berbagai macam pemikiran. Di sana, ada orang yang mengajarkan Pancasila itu system kafir atau tidak sesuai dengan Islam.

“Saat kuliah, mahasiswa akan menghadapi berbagai macam pemikiran masyarakat. Contoh ada masyarakat yang berfikiran bahwa Pancasila itu sistem kafir. Kenapa? Karena Pancasila ini tidak berlandaskan syariat Islam,” tutur Pria lulusan STAINU.

Hal itu disampaikan saat mengisi materi Ngaji Pancasila Jilid 2 di MA Al-Hasaniyyah Rawalini Tangerang, Sabtu (17/2).

Ia melanjutkan, itu alasannya kampus STISNU Tangerang mengadakan road show ke sekolah-sekolah. Karena STISNU peduli generasi bangsa dan keberlangsungan NKRI dan Pancasila. Padahal, kiai-kiai yang sudah mengatakan bahwa Pancasila ini sudah final.

“Pancasila ini sebenarnya sudah final. Itu disepakati pada Muktamar NU di Banjarmasin. Para ulama Indonesia menyepakati bahwa Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia. Kita wajib mengikuti peraturan pemerintah,” terang Jarqoani yang juga guru SKI itu.

Acara ini dihadiri ratusan pelajar Madrasah Aliyyah dan Madrasah Tsanawiyah Al-Hasaniyyah Rawalini Tangerang.(Kiki/Suhendra)

Gravatar Image
Lector of STISNU Nusantara Tangerang and

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *