Tangerang, 13 Maret 2025 – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Almash STISNU Tangerang kembali menggelar kajian rutin sekaligus buka bersama di Musala Kampus STISNU. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis sore ini mengangkat tema menarik, yakni “Islam tanpa Madzhab, Solusi atau Kekacauan”. Acara ini menghadirkan Dr. Asrori, M.A., Kaprodi MBS, sebagai narasumber utama.
Ketua UKM Almash, Rahmat, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini. Ia menegaskan bahwa kajian rutin ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mereka terhadap isu-isu keislaman yang berkembang di masyarakat. “Kami sangat bersyukur acara ini bisa terus berjalan setiap bulan. Terima kasih kepada narasumber dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Presiden Mahasiswa STISNU Tangerang, Ilham Rijafi, turut mengapresiasi inisiatif UKM dan DEMA yang semakin aktif dalam mengadakan berbagai kegiatan akademik dan keislaman. “Ini adalah salah satu cara kita membangun kampus, dengan terus menghidupkan diskusi-diskusi yang mencerahkan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua STISNU Tangerang, Dr. H. Muhamad Qustulani, M.A.Hum., menyampaikan rasa bangganya terhadap inisiatif mahasiswa dalam menggelar kegiatan intelektual semacam ini. Ia juga memberikan nasihat inspiratif dengan mengambil pelajaran dari kisah Nabi Nuh AS yang tetap berdakwah dengan totalitas meskipun hasilnya tidak signifikan. “Kesuksesan bukan hanya tentang hasil, tetapi juga tentang proses yang dijalani dengan totalitas dan sepenuh hati,” pesannya.
Kajian ini berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan kritis dari peserta mengenai pentingnya madzhab dalam Islam dan dampaknya terhadap pemahaman keagamaan di era modern. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan kampus STISNU Tangerang.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa STISNU semakin memiliki pemahaman yang mendalam terhadap agama serta mampu menyikapi perbedaan pandangan dalam Islam dengan bijak dan ilmiah.