STISNU

Mekanisme Kerja Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) di Perguruan Tinggi

Pendahuluan: Pentingnya Siakad dalam Perjalanan Akademik Mahasiswa

Sistem Informasi Akademik (Siakad) STISNU Nusantara Tangerang adalah aplikasi digital yang mengintegrasikan seluruh proses administrasi akademik dan keuangan dalam satu sistem yang efisien dan terstruktur. Siakad bukan sekadar alat bantu administratif, tetapi juga fondasi utama dalam menjaga ketertiban akademik dan memastikan transparansi dalam pengelolaan data mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa harus memahami bahwa kepatuhan terhadap prosedur Siakad bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebutuhan demi kelancaran studi mereka sendiri.

Siakad beroperasi secara otomatis berdasarkan data yang masuk. Jika terdapat kesalahan atau kelalaian dalam administrasi awal, dampaknya bisa sangat signifikan terhadap seluruh proses akademik mahasiswa. Oleh karena itu, kepedulian dan kedisiplinan dalam menggunakan Siakad harus menjadi bagian dari kesadaran mahasiswa.


Konsekuensi Jika Mahasiswa Tidak Patuh terhadap Mekanisme Siakad

Siakad bekerja dengan prinsip keterpaduan data. Jika seorang mahasiswa tidak melakukan registrasi atau belum membayar cicilan SPP pertama, maka sistem secara otomatis tidak akan mencatatnya sebagai mahasiswa aktif pada semester tersebut. Akibatnya:

Tidak tercatat dalam daftar mahasiswa aktif, sehingga absensi mahasiswa tidak akan tercatat dalam sistem.
Dosen tidak dapat menginput nilai, meskipun mahasiswa tersebut tetap mengikuti perkuliahan.
Berpengaruh pada pelaporan ke PD DIKTI, yang dapat menyebabkan status mahasiswa dianggap tidak aktif atau bahkan drop out.

Ketidakpatuhan terhadap pembayaran SPP sesuai ketentuan juga berdampak pada layanan akademik lainnya, seperti akses ke sistem perkuliahan, pengolahan data emis, dan pelaporan ke pangkalan data nasional. Artinya, mahasiswa yang tidak mematuhi mekanisme Siakad akan mengalami hambatan serius dalam perjalanan akademiknya.


Manfaat Siakad bagi Mahasiswa

Selain sebagai sistem administratif, Siakad memberikan berbagai manfaat yang langsung berdampak pada mahasiswa:

  1. Mempermudah akses data akademik – Mahasiswa dapat mengakses jadwal kuliah, absensi, nilai, dan tagihan keuangan dalam satu platform.
  2. Mencegah kesalahan administratif – Sistem yang terstruktur memastikan data mahasiswa tetap akurat dan tidak hilang.
  3. Meningkatkan transparansi – Mahasiswa dapat melihat secara langsung status keuangan dan akademiknya tanpa harus mengurus secara manual.
  4. Memastikan kelancaran studi – Mahasiswa yang mengikuti prosedur Siakad dengan benar akan terhindar dari masalah akademik yang dapat menghambat kelulusan.


Mekanisme Pembayaran dalam Siakad

STISNU Nusantara Tangerang memberikan kemudahan dalam mekanisme pembayaran dengan skema cicilan per semester yang dibayarkan setiap dua bulan sekali. Misalnya, mahasiswa program reguler A diwajibkan membayar biaya her-registrasi, UTS, dan UAS sebesar Rp1.500.000 per semester. Dalam Siakad, akan tertera daftar tagihan sebesar Rp1.500.000 yang dapat dicicil dalam beberapa tahap:

  1. Pengurusan Nilai: Mahasiswa harus sudah terdaftar dalam Siakad dengan melakukan pembayaran cicilan pertama sebesar Rp500.000. Setelah pembayaran dilakukan, tagihan akan otomatis berkurang.
  2. Pembayaran UTS/UAS: Sesuai dengan waktu tagihannya, jika pembayaran ini dilakukan tepat waktu, maka tagihan pun akan semakin berkurang.

Untuk kelas online yang dijadwalkan selama 3,5 tahun perkuliahan (7 semester), sistem pembayaran dilakukan secara bulanan dengan total tagihan yang telah disosialisasikan sebelumnya. Sebagai contoh, jika total biaya kuliah kelas C adalah Rp15.000.000, maka mahasiswa harus mencicil pembayaran per bulan hingga mencapai total tersebut. Skema ini dibuat agar mahasiswa dapat membayar biaya kuliah dengan lebih ringan dan terjangkau sesuai dengan kesepakatan bagian keuangan. Mahasiswa yang telah melunasi SPP adalah mereka yang dapat mengikuti ujian.

Jika ada kesalahan sistem, maka jangan sungkan melapor ke bagian Keuangan dan atau Akademik. Jika masih belum mendapatkan jawaban bisa berkomunikasi langsung dengan Wakil Ketua STISNU bidang Administrasi dan Keuangan. Ngobrol menemukan solusi…!!!


Analogi Mekanisme Siakad

Untuk memudahkan pemahaman, mekanisme kerja Siakad dapat dianalogikan dengan ibadah sholat. Seseorang yang ingin melaksanakan sholat wajib terlebih dahulu berwudhu sebagai syarat sahnya ibadah tersebut. Meskipun ia rajin ke masjid dan aktif dalam kegiatan keagamaan, tanpa wudhu, ia tidak dianggap sah sebagai peserta sholat.

Demikian pula dengan Siakad. Mahasiswa yang aktif dalam perkuliahan tetapi tidak menyelesaikan registrasi dan administrasi keuangan tidak akan tercatat dalam sistem. Akibatnya, seluruh proses akademik mereka menjadi tidak sah secara administratif, yang dapat berdampak serius pada status perkuliahan mereka.

Selain itu, dalam sistem penilaian, dosen berperan seperti malaikat pencatat amal. Nilai mahasiswa ibarat pahala yang diberikan oleh Allah, di mana hanya dosen yang berhak menilai dan mencatat hasil akademik mahasiswa. Jika ada mahasiswa yang rajin kuliah tetapi merasa nilai mereka kurang baik, maka mereka harus langsung meminta klarifikasi kepada dosen, bukan kepada kampus. Kampus berfokus pada pelayanan administrasi dan memastikan sistem berjalan dengan baik, sementara tanggung jawab penuh atas penilaian ada pada dosen. Oleh karena itu, jika ada mahasiswa yang ingin mengajukan protes terkait nilai, mereka harus langsung berkomunikasi dengan dosen yang bersangkutan. Sistem absensi, penilaian, dan pengiriman materi perkuliahan, bahkan perkuliahan online pun semua terintegrasi dalam Siakad, oleh karena itu dibutuhkan peran aktif dosen dan mahasiswa dalam penggunaannya. Kesuksesan Siakad bergantung pada kerja sama seluruh civitas akademika, baik tenaga pendidik, dosen, dan mahasiswa.


Harapan dan Imbauan

STISNU Nusantara Tangerang berharap seluruh mahasiswa dapat memahami pentingnya sistem Siakad ini dan berkomitmen untuk memenuhi kewajiban administrasi secara tepat waktu. Mengingat sistem ini mengelola ribuan mahasiswa, kepatuhan terhadap prosedur administrasi bukan hanya membantu kelancaran perkuliahan individu, tetapi juga mendukung efektivitas pengelolaan akademik secara keseluruhan.

Kami mengajak seluruh mahasiswa untuk aktif dalam proses administrasi dan memastikan semua persyaratan akademik terpenuhi agar perjalanan studi di STISNU Nusantara Tangerang dapat berjalan lancar tanpa kendala. Dengan memahami, mematuhi, dan memanfaatkan Siakad dengan baik, mahasiswa akan lebih mudah dalam mengelola perjalanan akademiknya hingga lulus.

Tertanda,
Manajemen STISNU Nusantara Tangerang

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses