Lewati ke konten utama
Umum 14 Mei 2026 · 73 dibaca

STISNU Siap Gelar Kuliah Tamu Filsafat Pancasila, Implementasi Nyata MBKM dan RPS Berbasis OBE

F

Fani

Penulis

STISNU  Siap Gelar Kuliah Tamu Filsafat Pancasila, Implementasi Nyata MBKM dan RPS Berbasis OBE

Tangerang — STISNU Nusantara Tangerang akan menyelenggarakan Kuliah Tamu Mata Kuliah Filsafat Pancasila bertema “Nilai-Nilai Universal Pancasila dalam Perspektif Iman Kristen” pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 13.00 WIB bertempat di Perpustakaan STISNU Nusantara Tangerang.

Kegiatan akademik ini menghadirkan Pdt. Doni Susanto, Penggembala GBI Rising Star Gading Serpong Kabupaten Tangerang, sebagai narasumber utama. Seluruh mahasiswa peserta Mata Kuliah Filsafat Pancasila wajib hadir, karena kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran. Ketidakhadiran tanpa keterangan yang sah akan berdampak pada penilaian akademik.

Dosen pengampu Mata Kuliah Filsafat Pancasila, Dr. H. Muhamad Qustulani, MA.Hum dan Asrori, M.A, menegaskan bahwa kuliah tamu ini merupakan bentuk konkret implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta pelaksanaan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE).

Dr. Qustulani menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual kepada mahasiswa, agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga melalui dialog langsung dengan perspektif keimanan lain.

“Mahasiswa perlu memahami bahwa Pancasila adalah fondasi bersama bangsa Indonesia. Dengan mempelajari nilai universal dari perspektif lain, mahasiswa diajak membangun sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, dan bergandengan tangan dalam semangat persatuan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung agar mahasiswa mampu memahami keberagaman secara dewasa, tanpa kehilangan identitas, sekaligus memperkuat moderasi beragama dan wawasan kebangsaan.

Asrori, M.A menambahkan bahwa kuliah tamu ini juga menjadi strategi pembelajaran berbasis OBE yang menekankan capaian nyata mahasiswa dalam aspek pengetahuan, sikap, dan kompetensi sosial.

“Implementasi Pancasila harus dirasakan secara langsung. Mahasiswa perlu belajar memahami cara pandang yang berbeda agar tumbuh rasa hormat, toleransi, dan kemampuan hidup bersama dalam masyarakat plural,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, STISNU Nusantara Tangerang menegaskan komitmennya sebagai kampus yang terus mengembangkan pendidikan berbasis kebangsaan, keilmuan, dan moderasi, serta mempersiapkan mahasiswa menjadi generasi yang mampu mengamalkan Pancasila dalam kehidupan nyata.

 

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!