Mahasiswa KKM STISNU Nusantara Tangerang Resmi Mengabdi di Desa Kadu, Usung Gerakan Peduli Lingkungan Berbasis Masyarakat
Asrori
Penulis
KOTA TANGERANG – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang secara resmi memulai pengabdiannya di RW 01, Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, melalui kegiatan penerimaan mahasiswa dan pembukaan KKM yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Senin 3 Agustus 2026.
Momentum ini menjadi awal kolaborasi antara sivitas akademika STISNU Nusantara Tangerang dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam membangun kesadaran lingkungan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Acara penyambutan sekaligus pembukaan kegiatan KKM ini dihadiri Kepala Desa Kadu, M. Asdiansyah, S.H., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Muhil Mubarok, S.H., M.H., perangkat desa, tokoh masyarakat, dan seluruh mahasiswa peserta KKM. Kehadiran mahasiswa disambut antusias sebagai mitra strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan desa, khususnya di bidang lingkungan hidup.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kadu, M. Asdiansyah, S.H., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Kadu sebagai lokasi pelaksanaan KKM STISNU Nusantara Tangerang. Menurutnya, kehadiran mahasiswa merupakan energi baru yang diharapkan mampu menghadirkan inovasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi desa.
Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan yang masih menjadi perhatian bersama adalah persoalan pengelolaan sampah dan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Oleh karena itu, Pemerintah Desa Kadu berharap mahasiswa dapat menjadi mitra edukasi yang mampu menggerakkan masyarakat melalui pendekatan yang kreatif, persuasif, dan berkelanjutan.
"Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKM STISNU Nusantara Tangerang. Kehadiran adik-adik mahasiswa bukan hanya sebagai pelaksana program kampus, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat Desa Kadu selama masa pengabdian. Kami berharap berbagai program yang dijalankan mampu meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi persoalan sampah, serta menumbuhkan budaya gotong royong yang menjadi kekuatan utama desa. Pemerintah desa siap mendukung seluruh kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Muhil Mubarok, S.H., M.H., menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa Kadu beserta seluruh masyarakat yang telah menerima mahasiswa dengan penuh keterbukaan. Menurutnya, keberhasilan Kuliah Kerja Mahasiswa tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
"KKM merupakan laboratorium sosial bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah. Saya berharap seluruh peserta mampu menjaga etika, menjunjung tinggi nilai-nilai akademik dan keislaman, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat. Jadikan setiap persoalan di lapangan sebagai ruang belajar sekaligus kesempatan untuk menghadirkan solusi yang bermanfaat," ucapnya.
Ia juga berharap kolaborasi antara STISNU Nusantara Tangerang dan Pemerintah Desa Kadu dapat terus berkembang sehingga menjadi kemitraan yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KKM, M. Fahri Zaki Murtadoh, menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Desa Kadu dan masyarakat RW 01. Ia menegaskan bahwa seluruh mahasiswa berkomitmen untuk melaksanakan pengabdian dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan masyarakat sebagai mitra utama dalam setiap program yang akan dilaksanakan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kadu dan seluruh masyarakat RW 01 yang telah menerima kami dengan sangat baik. Kami memohon arahan, bimbingan, dan dukungan selama pelaksanaan KKM agar seluruh program kerja dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Kami berharap kehadiran kami tidak hanya memberikan manfaat melalui berbagai kegiatan, tetapi juga meninggalkan semangat kolaborasi, kepedulian lingkungan, dan penguatan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat," tutur Fahri.
Selama masa pengabdian, mahasiswa KKM STISNU Nusantara Tangerang akan melaksanakan berbagai program yang berfokus pada penanggulangan sampah, edukasi kebersihan lingkungan, penguatan kesadaran ekologis masyarakat, serta kegiatan sosial dan keagamaan yang disusun berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan warga setempat.

Pelaksanaan KKM ini menjadi bagian dari komitmen STISNU Nusantara Tangerang dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui program-program yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan KKM STISNU Nusantara Tangerang di Desa Kadu mampu melahirkan berbagai inovasi sosial yang berkelanjutan, memperkuat budaya gotong royong, serta membangun kesadaran kolektif dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga.
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
STISNU, MUI, dan BAZNAS Kota Tangerang Kolaborasi KKM untuk Peta Dakwah, Pendataan Wakaf, dan Penguatan UPZ Masjid
3 Agt 2026
STISNU Nusantara Tangerang dan Enam Lembaga Strategis Rancang KKM Integratif PKU: Sinergi Pengabdian untuk Penguatan Tata Kelola Umat
3 Agt 2026
KKM Transformatif STISNU Nusantara Tangerang Resmi Dimulai di Desa Kubang, Bangun Kolaborasi Menuju Desa Berdaya
3 Agt 2026