Tingkatkan Kualitas Riset, STISNU Nusantara Ikuti Bimtek Pengembangan Proposal Penelitian Kopertais I di UIN Jakarta
Asrori
Penulis
KOTA TANGERANG— Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang mengirimkan Ketua Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) bersama dosen untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Proposal Penelitian yang diselenggarakan oleh Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah I di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas dosen dan perguruan tinggi dalam mengembangkan proposal penelitian yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus meningkatkan peluang memperoleh pendanaan hibah penelitian.
Salah satu materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah strategi penyusunan proposal hibah Ruang Uji Pemikiran Alternatif (RUPA) Future Society 2026 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Materi ini dipaparkan oleh Dr. Ibnu Salman, M.Pd., Peneliti Madya sekaligus Koordinator Program di Pusat Riset Pendidikan.
Dalam pemaparannya, Dr. Ibnu Salman menjelaskan bahwa proposal penelitian yang kompetitif perlu dibangun melalui pendekatan metodologis yang inovatif dan terintegrasi. Peneliti didorong untuk memadukan ilmu sosial-humaniora, big data, citizen social science atau pelibatan masyarakat dalam penelitian, serta strategic foresight untuk menyusun skenario masa depan.
“Dalam menyusun proposal hibah RUPA Future Society 2026, peneliti perlu menghadirkan pendekatan yang inovatif dan terintegrasi. Penelitian tidak cukup hanya mengandalkan metode sosial-humaniora konvensional, tetapi perlu memadukan pemanfaatan big data, pelibatan masyarakat, analisis sosial-humaniora, serta strategic foresight untuk membangun skenario masa depan. Dengan pendekatan tersebut, penelitian diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret, inklusif, dan relevan bagi pembangunan Indonesia menuju 2045,” ujar Dr. Ibnu Salman, M.Pd.

Materi bimtek juga menyoroti pentingnya kebaruan penelitian, ketepatan pemilihan tema dan lokasi riset, kelengkapan persyaratan administrasi, penyusunan anggaran yang realistis, serta kolaborasi lintas disiplin. Dalam konteks hibah RUPA Future Society 2026, penelitian diarahkan untuk mengkaji dinamika perubahan masyarakat Indonesia menuju 2045 melalui empat tema utama, yakni transisi demografi, kualitas penduduk, penduduk, lingkungan dan risiko masa depan, serta demokrasi masa depan.
Keikutsertaan Ketua LP3M dan dosen STISNU Nusantara dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan penelitian, mendorong produktivitas akademik dosen, serta memperluas peluang kolaborasi dengan lembaga riset dan perguruan tinggi lainnya.
Melalui kegiatan Bimtek Pengembangan Proposal Penelitian ini, STISNU Nusantara berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan budaya akademik yang berorientasi pada penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian persoalan masyarakat dan pembangunan nasional.

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Dari Akad Digital hingga Kemandirian Ekonomi: STISNU Nusantara Tangerang Ajak Santri Menjawab Tantangan Zaman
23 Okt 2026
KARYA DOSEN STISNU: Fikih Tak Boleh Berhenti pada Masa Lalu, Buku Pendidikan Fiqh Kontemporer Mengajak Islam Menjawab Tantangan Zaman
23 Okt 2026
Semarak Hari Santri Nasional 2026, DEMA STISNU Nusantara Tangerang dan Aliansi Mahasiswa Musholla Gelar Enam Cabang Lomba
22 Okt 2026