STISNU Nusantara Tangerang dan Bawaslu Kota Tangerang Sukses Gelar Kelas Demokrasi, Tiga Mahasiswa Siap Berlaga di Debat Nasional
Fani
Penulis
Tangerang, 21 Juli 2026 – Bawaslu Kota Tangerang bekerja sama dengan STISNU Nusantara Tangerang sukses menyelenggarakan Kelas Demokrasi selama dua hari, pada 20–21 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai demokrasi, konstitusi, sistem kepemiluan, serta pentingnya pengawasan partisipatif dalam mewujudkan pemilu yang demokratis dan berintegritas.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ketua Bawaslu Kota Tangerang, Komarullah, S.H.I., yang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi melalui partisipasi aktif, sikap kritis, dan pengawasan yang bertanggung jawab terhadap setiap tahapan pemilu.
Selama pelaksanaan, peserta mengikuti pretest, penyampaian materi mengenai Demokrasi dan Konstitusi, Sistem Politik dan Kepemiluan, Pengawasan Partisipatif, Penegakan Hukum Pemilu, serta Teknik Debat. Pada hari kedua, kegiatan ditutup dengan simulasi debat yang menjadi ajang penerapan kemampuan berpikir kritis, analisis isu, dan penyampaian argumentasi secara ilmiah.
Ketua Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) STISNU Nusantara Tangerang, Perwita Suci, menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Kota Tangerang atas kepercayaan dan kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, Kelas Demokrasi merupakan ruang pembelajaran yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk memahami praktik demokrasi secara lebih komprehensif dan diharapkan dapat menjadi program yang berkelanjutan.
Berdasarkan hasil pemantauan pimpinan dan evaluasi para pemateri selama kegiatan berlangsung, ditetapkan tiga mahasiswa sebagai delegasi untuk mengikuti Debat Nasional, yaitu M. Allam Naufal, Debi Larasati, dan Ibnu Affan. Ketiganya dinilai memiliki kemampuan argumentasi, analisis, dan pemahaman yang baik terhadap isu-isu demokrasi dan kepemiluan.
Melalui kolaborasi ini, Bawaslu Kota Tangerang dan STISNU Nusantara Tangerang berharap lahir generasi muda yang cerdas, kritis, berintegritas, serta mampu menjadi pelopor penguatan demokrasi dan pengawasan partisipatif di Indonesia.
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Dari Akad Digital hingga Kemandirian Ekonomi: STISNU Nusantara Tangerang Ajak Santri Menjawab Tantangan Zaman
23 Okt 2026
KARYA DOSEN STISNU: Fikih Tak Boleh Berhenti pada Masa Lalu, Buku Pendidikan Fiqh Kontemporer Mengajak Islam Menjawab Tantangan Zaman
23 Okt 2026
Semarak Hari Santri Nasional 2026, DEMA STISNU Nusantara Tangerang dan Aliansi Mahasiswa Musholla Gelar Enam Cabang Lomba
22 Okt 2026