STISNU dan Bank Syariah Nasional Jajaki Kerja Sama Tri Dharma, Pembiayaan, dan Penghimpunan Dana
Asrori
Penulis
KOTA TANGERANG — STISNU Nusantara Tangerang menyambut baik penjajakan kerja sama dengan Bank Syariah Nasional (BSN) Cabang Karawaci. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus membuka peluang kemitraan dalam layanan perbankan, pembiayaan, dan penghimpunan dana.
Penjajakan kerja sama yang dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026 tersebut melibatkan Branch Manager BSN Cabang Karawaci, Ahmad Zaki Mubarok. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan industri perbankan syariah, baik dalam pengembangan akademik maupun dukungan terhadap kebutuhan kelembagaan.
Ketua STISNU Nusantara Tangerang, Dr. H. Muhamad Qustulani, MA, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut positif penjajakan tersebut. Menurutnya, kemitraan perguruan tinggi dengan industri perbankan syariah perlu dikembangkan secara lebih luas dan berorientasi pada manfaat nyata.
“Pada prinsipnya, STISNU menyambut baik penjajakan kerja sama ini. Kami melihat peluang kolaborasi yang tidak hanya mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga penguatan layanan keuangan, peluang pembiayaan, serta penghimpunan dana. Tentu, semua itu perlu dipetakan berdasarkan kebutuhan institusi dan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kerja sama diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi ditindaklanjuti melalui program konkret yang produktif, terukur, dan berkelanjutan.
“Kami ingin kemitraan ini melahirkan program yang saling menguatkan. Perguruan tinggi membutuhkan jejaring industri untuk memperkaya pengalaman akademik dan meningkatkan kompetensi mahasiswa. Pada saat yang sama, industri perbankan syariah memiliki ruang untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dan literasi keuangan syariah,” tambahnya.
Sementara itu, Branch Manager BSN Cabang Karawaci, Ahmad Zaki Mubarok, memandang penjajakan tersebut sebagai peluang untuk membangun sinergi antara industri perbankan syariah dan perguruan tinggi.
“Penjajakan ini menjadi kesempatan bagi BSN dan STISNU untuk melihat berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kami berharap hubungan antara dunia perbankan dan perguruan tinggi tidak hanya terjalin dalam aspek layanan keuangan, tetapi juga dalam pendidikan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,” kata Zaki Mubarok.
Ruang lingkup yang dijajaki meliputi dukungan terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi, edukasi dan literasi perbankan syariah, pemanfaatan layanan perbankan, serta peluang pembiayaan dan penghimpunan dana sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Dari sisi kelembagaan, Wakil Ketua II STISNU Nusantara Tangerang Bidang Administrasi dan Sumber Daya Manusia menekankan pentingnya mengkaji peluang kerja sama berdasarkan kebutuhan operasional dan penguatan tata kelola institusi.
“Kerja sama ini perlu dilihat dari aspek kebutuhan nyata institusi, mulai dari layanan administrasi perbankan, pengelolaan transaksi keuangan, peluang pembiayaan, penghimpunan dana, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kami ingin setiap peluang yang dijajaki benar-benar relevan, efektif, dan memberikan nilai tambah bagi STISNU,” demikian draf pernyataan untuk dikonfirmasi kepada Wakil Ketua II sebelum publikasi.
Ia menambahkan bahwa usulan kerja sama akan dibawa ke rapat internal STISNU untuk dibahas lebih lanjut, termasuk pemetaan kebutuhan prioritas, kesesuaian program dengan kebijakan institusi, serta mekanisme pelaksanaan yang transparan dan akuntabel.
Penjajakan ini diharapkan menjadi awal kemitraan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan. STISNU Nusantara Tangerang berkomitmen memperluas kolaborasi dengan dunia industri sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan memperkuat kontribusi terhadap pengembangan ekonomi syariah di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Dari Akad Digital hingga Kemandirian Ekonomi: STISNU Nusantara Tangerang Ajak Santri Menjawab Tantangan Zaman
23 Okt 2026
KARYA DOSEN STISNU: Fikih Tak Boleh Berhenti pada Masa Lalu, Buku Pendidikan Fiqh Kontemporer Mengajak Islam Menjawab Tantangan Zaman
23 Okt 2026
Semarak Hari Santri Nasional 2026, DEMA STISNU Nusantara Tangerang dan Aliansi Mahasiswa Musholla Gelar Enam Cabang Lomba
22 Okt 2026