Ketua STISNU Nusantara Tangerang Serahkan Cenderamata kepada Pdt. Doni Susanto: Simbol Persaudaraan dan Dialog Lintas Iman
Fani
Penulis
TANGERANG — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai penutupan kegiatan Kuliah Tamu Mata Kuliah Filsafat Pancasila di Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang, Sabtu (16/5/2026).
Dalam momentum tersebut, Ketua STISNU Nusantara Tangerang menyerahkan cenderamata kepada Pdt. Doni Susanto, Penggembala GBI Rising Star Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih atas kontribusinya dalam membangun dialog lintas iman di lingkungan akademik.
Penyerahan cenderamata dilakukan usai diskusi bertema “Nilai-Nilai Universal Pancasila dalam Perspektif Iman Kristen” yang berlangsung di Perpustakaan STISNU Nusantara Tangerang dan dihadiri oleh mahasiswa serta civitas akademika STISNU.
Momen tersebut menjadi simbol kuat persaudaraan, penghormatan, dan keterbukaan antarumat beragama dalam bingkai kebangsaan Indonesia. Ketua STISNU Nusantara Tangerang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pdt. Doni Susanto yang dinilai telah memberikan wawasan baru kepada mahasiswa mengenai pentingnya memahami Pancasila dari berbagai perspektif keagamaan.
“Dialog seperti ini penting untuk membangun saling pengertian dan memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Kampus harus menjadi ruang perjumpaan gagasan, bukan ruang yang menumbuhkan sekat-sekat perbedaan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pdt. Doni Susanto memaparkan keselarasan nilai-nilai Pancasila dengan ajaran iman Kristen, terutama terkait nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial. Diskusi berlangsung hangat dan interaktif dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa mengenai toleransi, pluralisme, serta relasi agama dan negara.
Kuliah tamu yang dimoderatori oleh Asrori, M.A., dosen Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) STISNU Nusantara Tangerang, itu menjadi bagian dari implementasi pembelajaran Filsafat Pancasila berbasis dialog lintas perspektif dan penguatan moderasi beragama.
Penyerahan cenderamata di akhir acara tidak hanya menjadi bentuk penghormatan akademik, tetapi juga merepresentasikan semangat STISNU Nusantara Tangerang dalam merawat nilai-nilai kebangsaan, membangun kerukunan umat beragama, dan memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa kampus berbasis keislaman seperti STISNU Nusantara Tangerang tetap membuka ruang dialog yang inklusif, humanis, dan berkeadaban demi terwujudnya Indonesia yang damai dan bersatu dalam keberagaman.

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Gus Fani Ajak Keluarga Besar Mahasiswa STISNU Tangerang Jadi “Rekomendir” demi Perkuat Pendidikan Islam Lintas Generasi
17 Mei 2026
Mahasiswa Beasiswa PDU MUI Jakarta Barat Sowan ke Pondok Pesantren Al Hasaniyah Ben Zar, Sambung Sanad Keilmuan kepada Kyai Mahrusillah
16 Mei 2026
Pancasila dalam Kacamata Kristen: Kuliah Tamu STISNU Tangerang yang Membuka Ruang Dialog Lintas Iman
16 Mei 2026