Gus Fani Ajak Keluarga Besar Mahasiswa STISNU Tangerang Jadi “Rekomendir” demi Perkuat Pendidikan Islam Lintas Generasi
Fani
Penulis
Tangerang, 17 Mei 2026 — Ketua STISNU Tangerang, Dr. H. Muhamad Qustulani, MA.Hum yang akrab disapa Gus Fani, mengajak seluruh keluarga besar mahasiswa STISNU Tangerang untuk mengambil peran aktif dalam membangun dan membesarkan kampus melalui Program Rekomendir STISNU, sebuah gerakan strategis yang mendorong mahasiswa beserta keluarganya untuk turut memperluas akses pendidikan tinggi Islam di tengah masyarakat.
Dalam pernyataannya, Gus Fani menegaskan bahwa STISNU Tangerang bukan sekadar kampus tempat menempuh pendidikan formal, melainkan rumah perjuangan yang menyiapkan lahirnya generasi berilmu, berakhlak, moderat, dan siap berkontribusi bagi umat serta bangsa.
“STISNU bukan hanya tempat kuliah, tetapi rumah perjuangan. Kampus ini dibangun dengan semangat keilmuan, akhlak, dan pengabdian. Karena itu, hari ini saya mengajak seluruh keluarga besar mahasiswa STISNU untuk ikut menjadi bagian dari perjuangan besar ini,” ujar Gus Fani.
Menurutnya, keluarga mahasiswa memiliki posisi penting dalam menjaga keberlangsungan perjuangan pendidikan. Selama ini keluarga menjadi sumber dukungan moral, spiritual, dan motivasi bagi mahasiswa. Namun di era kolaboratif saat ini, keluarga juga diharapkan dapat berperan aktif dalam memperkenalkan STISNU kepada masyarakat luas.
Melalui Program Rekomendir STISNU, keluarga mahasiswa diajak untuk merekomendasikan saudara, kerabat, tetangga, maupun sahabat agar melanjutkan pendidikan di STISNU Tangerang. Setiap rekomendasi yang berhasil hingga proses registrasi mahasiswa baru akan mendapatkan reward sebesar Rp500.000.
Gus Fani menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pemberian insentif, tetapi bentuk gerakan kolektif dalam memperkuat pendidikan Islam berbasis kebersamaan.
“Ini bukan hanya soal reward. Ini adalah gerakan perjuangan bersama. Kami ingin keluarga mahasiswa tidak hanya menjadi pendukung, tetapi juga penggerak. Ketika keluarga ikut mengajak generasi baru masuk STISNU, maka mereka sedang berkontribusi nyata dalam membangun masa depan pendidikan Islam,” tegasnya.
Pada 17 Mei 2026 ini, ajakan tersebut menjadi bagian dari komitmen STISNU Tangerang untuk terus tumbuh sebagai kampus Islam yang inklusif, terbuka, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Di bawah kepemimpinan Gus Fani, STISNU terus mendorong penguatan moderasi beragama, kualitas akademik, serta sinergi sosial yang melibatkan seluruh elemen kampus.
“Kampus besar tidak hanya dibangun oleh gedung dan sistem, tetapi oleh manusia-manusia yang peduli. Mahasiswa berjuang di dalam kampus, sementara keluarga menguatkan dari luar. Jika ini berjalan bersama, maka STISNU akan terus menjadi kekuatan pendidikan lintas generasi,” jelas Gus Fani.
Ia juga mengajak Ayah, Bunda, saudara, dan seluruh keluarga mahasiswa untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah nyata memperluas manfaat pendidikan STISNU bagi masyarakat.
“Hari ini saya mengajak seluruh keluarga mahasiswa STISNU: mari kita bangun kampus ini bersama. Ajak orang-orang terdekat untuk kuliah di STISNU. Satu rekomendasi Anda adalah satu pintu masa depan bagi lahirnya generasi baru yang berilmu dan berakhlak,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Program Rekomendir STISNU diharapkan menjadi gerakan bersama yang mampu memperkuat posisi STISNU Tangerang sebagai kampus perjuangan, kampus inklusif, dan kampus masa depan yang terus melahirkan generasi unggul untuk umat, bangsa, dan peradaban.
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Mahasiswa Beasiswa PDU MUI Jakarta Barat Sowan ke Pondok Pesantren Al Hasaniyah Ben Zar, Sambung Sanad Keilmuan kepada Kyai Mahrusillah
16 Mei 2026
Ketua STISNU Nusantara Tangerang Serahkan Cenderamata kepada Pdt. Doni Susanto: Simbol Persaudaraan dan Dialog Lintas Iman
16 Mei 2026
Pancasila dalam Kacamata Kristen: Kuliah Tamu STISNU Tangerang yang Membuka Ruang Dialog Lintas Iman
16 Mei 2026