Kunjungi STISNU Nusantara Tangerang, Abah Ali Ingatkan Pentingnya Akhlak dan Bahaya Kualat kepada NU
Fani
Penulis
Kota Tangerang-- Di sela-sela kesibukannya, Abah Haji Aliyuddin Pandawa berkesempatan mengunjungi STISNU Nusantara Tangerang. Dalam kunjungan tersebut, Abah Ali memberikan nasihat kepada civitas akademika agar senantiasa mengedepankan akhlak, adab, serta penghormatan kepada guru dan kiai sebagai fondasi utama dalam menuntut ilmu (20/06/2026).
Menurut beliau, keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh kecerdasan, gelar, atau luasnya pengetahuan, melainkan oleh akhlak yang baik dan keberkahan ilmu yang diperoleh. Karena itu, mahasiswa STISNU harus menjaga sikap, tutur kata, dan perilaku terhadap guru, kiai, orang tua, serta siapa pun yang berjasa dalam proses pendidikannya.
Dalam kesempatan tersebut, Abah Ali mengutip pesan Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy'ari:
"من ترك حرمة الشيخ لا يفلح أبداً"
"Barang siapa meninggalkan penghormatan kepada gurunya, maka ia tidak akan pernah memperoleh keberuntungan."
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa adab kepada guru dan kiai merupakan fondasi utama dalam menuntut ilmu. Ilmu yang berkah lahir dari sikap hormat, tawadhu', dan kesungguhan dalam menjaga hubungan baik dengan para pendidik.
Abah Ali menegaskan bahwa seluruh mahasiswa dan civitas akademika STISNU merupakan bagian dari tradisi keilmuan pesantren yang menjunjung tinggi adab di atas ilmu. Menurut beliau, ilmu tanpa akhlak hanya akan melahirkan kesombongan, sedangkan akhlak yang baik akan menghadirkan keberkahan dan kemanfaatan ilmu.
Beliau juga mengingatkan agar mahasiswa dan civitas akademika tidak terjerumus pada sikap membangkang kepada guru, meremehkan kiai, mencederai kehormatan para pendidik, maupun mengkhianati institusi yang telah membesarkan dan mendidiknya. Menurut Abah Ali, banyak orang yang berilmu, tetapi tidak semua mendapatkan keberkahan ilmu. Keberkahan hanya akan diperoleh oleh mereka yang menjaga adab, menghormati guru, dan memuliakan lembaga tempat menuntut ilmu.
Lebih lanjut, Abah Ali mengingatkan pentingnya menjaga marwah Nahdlatul Ulama sebagai rumah besar perjuangan para ulama dan kiai. Menurut beliau, siapa pun yang pernah dididik, dibina, dan dibesarkan dalam lingkungan NU hendaknya menjaga adab, menghormati para masyayikh, serta tidak melakukan tindakan yang mencederai kehormatan organisasi. Dalam tradisi pesantren dikenal istilah kualat, yaitu hilangnya keberkahan akibat meremehkan atau melupakan jasa guru, kiai, dan lembaga yang telah menjadi jalan hadirnya ilmu dan pengabdian.
"Jangan sampai kualat kepada guru, kiai, lembaga, maupun NU yang telah mendidik dan membesarkan kita. Orang yang melupakan jasa gurunya dan mencederai rumah perjuangannya bisa saja memperoleh ilmu dan kedudukan, tetapi kehilangan keberkahan yang menjadi ruh dari seluruh keberhasilannya," pesan Abah Ali.
Menurut beliau, yang membedakan STISNU Nusantara Tangerang dengan banyak kampus lainnya adalah kuatnya tradisi akhlak, adab, dan penghormatan kepada guru serta kiai. Kampus ini tidak hanya mencetak orang berilmu, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlakul karimah dan siap mengabdi kepada umat.
Dalam sela sela diskusi Ketua STISNU melaporkan perkembangan dan kondisi kampus, dan beliau memerintahkan untuk membaca hizib nashor, dan wirid lain dikhususkan kepada yang ingin menjatuhkan marwah institusi.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, menjadi momentum berharga bagi keluarga besar STISNU Nusantara Tangerang untuk terus menjaga tradisi keilmuan pesantren yang berlandaskan akhlak, adab, dan penghormatan kepada guru sebagai jalan menuju keberkahan dan kesuksesan dunia maupun akhirat.
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Tiga Akhlak Minimal Seorang Mukmin Menurut Syaikh Yahya bin Mu'adz Ar-Razi: Telaah Etika Sosial dalam Perspektif Islam
21 Jun 2026
Hizib Nashor: Doa Perlawanan Spiritual terhadap Kezaliman dan Penjaga Marwah Nahdlatul Ulama
21 Jun 2026
Kunjungi Stand BAZNAS di Festival Al-A'zhom, Ketua STISNU Tangerang Wacanakan Program KKM Khidmat BAZNAS dan MUI
17 Jun 2026