Ketua STISNU: Mahasiswa dan Alumni Mau Kerja di SIM Group
Fani
Penulis
Tangerang, 23 Mei 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan memasuki dunia kerja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pelatihan kesiapan kerja dan seminar bertajuk “Future Ready: Knowledge, Connect, Succeed” yang diselenggarakan bekerja sama dengan SIM Group pada Sabtu, 23 Mei 2026, bertempat di Aula STISNU Tangerang.
Kegiatan yang diikuti ratusan mahasiswa dan alumni STISNU tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga memberikan akses pengembangan karier dan kesiapan profesional bagi para mahasiswa dan lulusan.
Acara diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Ketua STISNU Tangerang, Muhamad Qustulani, dengan Representative Manager SIM Group, Adnan Jaelani. Kerja sama tersebut mencakup berbagai program pengembangan karier seperti seminar, workshop, webinar, company awareness, campus hiring, magang, hingga penyaluran kerja bagi mahasiswa dan alumni STISNU Tangerang.
Dalam sambutannya, Muhamad Qustulani menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mampu menghadirkan pendidikan yang berdampak langsung terhadap masa depan mahasiswa. Menurutnya, kampus tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga harus membekali mereka dengan kesiapan menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berkembang.
“Mahasiswa dan Alumni Mau Kerja di SIM Group. STISNU bukan sekadar mencetak sarjana dalam bentuk output akademik semata, tetapi juga harus mampu membuka peluang kerja nyata bagi mahasiswa dan alumni. Karena itu, kami membangun kolaborasi strategis dengan SIM Group agar lulusan STISNU memiliki akses lebih luas terhadap dunia kerja,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa STISNU Tangerang terus berupaya menghadirkan sistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman melalui penguatan kompetensi mahasiswa, pengembangan karakter profesional, serta perluasan jaringan kemitraan dengan dunia industri dan perusahaan nasional.
Melalui kegiatan seminar dan pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai tren dunia kerja, strategi menghadapi proses rekrutmen, penyusunan curriculum vitae (CV), komunikasi profesional, etika kerja, hingga strategi menghadapi wawancara kerja. Materi disampaikan secara interaktif agar mahasiswa memiliki gambaran nyata mengenai kebutuhan dan tantangan dunia industri saat ini.
Selain seminar dan pelatihan, kerja sama ini juga membuka peluang magang serta penyaluran kerja di berbagai perusahaan yang berada di bawah naungan SIM Group. Program tersebut diharapkan mampu menjadi jembatan antara dunia kampus dan kebutuhan industri sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman profesional sejak dini.
Dalam arahannya, Ketua STISNU juga menyampaikan agar mahasiswa semester akhir, khususnya semester 8 yang belum bekerja, dapat memanfaatkan peluang tersebut dengan mengikuti proses rekrutmen melalui SIM Group. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk kesiapan mahasiswa memasuki dunia profesional setelah menyelesaikan pendidikan.
“Kami ingin mahasiswa STISNU setelah lulus tidak kebingungan mencari pekerjaan. Bahkan sejak masih kuliah pun sudah mulai dipersiapkan dan diarahkan memasuki dunia profesional,” tambahnya.
Sementara itu, Adnan Jaelani menyampaikan bahwa SIM Group sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan dan penyediaan sumber daya manusia memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan karier mahasiswa dan alumni STISNU Tangerang melalui berbagai program pelatihan kompetensi dan penyebarluasan informasi lowongan kerja dari perusahaan-perusahaan mitra.
Menurutnya, salah satu program yang sedang dipersiapkan adalah layanan informasi karier berbasis digital yang memungkinkan mahasiswa dan alumni memperoleh akses informasi lowongan kerja secara cepat, mudah, dan praktis.
“Kami berharap ke depan tersedia layanan karier yang terintegrasi secara digital sehingga mahasiswa dan alumni dapat mengakses informasi lowongan melalui barcode atau QR Code, kemudian langsung melakukan pendaftaran sesuai posisi yang tersedia,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen yang dilakukan SIM Group dilaksanakan secara profesional, transparan, dan tidak dipungut biaya administrasi dari para pelamar kerja.
Kegiatan “Future Ready” menjadi langkah nyata STISNU Tangerang dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh bekal akademik selama perkuliahan, tetapi juga memiliki kesiapan mental, keterampilan profesional, serta akses yang lebih luas dalam memasuki dunia kerja sesuai kompetensi yang dimiliki.
Kerja sama antara STISNU Tangerang dan SIM Group diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!