STISNU GANDENG BKKBN SEMINAR GENRE

Diposting pada

STISNU GANDENG BKKBN SEMINAR GENRE

Suhendra, STISNU News | Selasa, 14 Maret 2017 17.00

Tangerang, STISNU News

Ketua STISNU Nusantara Tangerang KH Baijuri Khatib mengatakan, pelajar di Tangerang rentan terpengaruh pergaulan bebas dan obat-obatan terlarang. Itu terkait posisi Kota Tangerang yang berdekatan dengan Jakarta. 

“Berdasarkan laporan penelitian LPM STISNU ke sekolah-sekolah di Tangerang terkait seks dan obat-obatan terlarang, sangat mencengangkan. Anak-anak SLTA sudah tahu soal itu,” ungkap Wakil Rais Syuriyah PCNU Kota Tangerang itu dalam seminar nasional di Auditorium Hasyim Asy’ari, Jalan Perintis Kemerdekaan II Kota Tangerang, Selasa (14/3). 

Dalam forum yang sama Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra Pasopati memaparkan, pihaknya tengah gencar menyosialisasikan “Genre”, yakni generasi berencana. Ia mengajak kepada para generasi bangsa untuk mengatakan tidak pada seks bebas, pernikahan dini, dan seks pranikah.

“Di Indonesia tidak hanya kuantitas yang perlu dikendalikan, tapi kualitas harus ditingkatkan. Untuk membangun karakter bangsa Indonesia perlu revolusi mental yang berbasis Pancasila dan UUD 1945,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Akademik STISNU Nusantara H Muhammad Qustulani menjelaskan bahwa ketika dua insan melakukan seks bebas kemudian celaka, maka pernikahan yang terjadi bukan direncanakan, melainkan dipaksakan. Akibatnya dalam rumah tangga timbul ketidakkeharmonisan.

“Generasi yang direncanakan adalah sesuai dengan ajaran Islam yakni ulul albab. Generasi yang disiapkan dalam spiritual sejalan dengan intelektual. Dalam Al-Qur’an diingatkan, jangan dekati zina,” papar Qustulani.

Penting bagi umat Islam, lanjut Qustulani, untuk merencanakan sebuah keluarga, agar kelak tercipta generasi yang berkualitas secara intelektual dan keimanan. Sebagai bangsa besar mayoritas Muslim, segala sumber daya mineral di tanah air hendaknya dikelola oleh bangsa sendiri untuk kesejahteraan keluarga Indonesia. 

Seminar diselenggarakan atas kerja sama STISNU Nusantara dengan BKKBN RI. Seminar bertema Islam Membincang Seks Bebas & Kenakalan Remaja dihadiri ratusan pelajar dan mahasiswa Kota Tangerang. (Suhendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.