Lewati ke konten utama
info@stisnu.ac.id
Umum 14 Mei 2026 · 19 dibaca

STISNU Nusantara Tangerang Jadi Lokasi Penelitian Tesis Pdt. Doni Susanto tentang Moderasi Beragama dan Strategi Pembelajaran PAK

F

Fani

Penulis

STISNU Nusantara Tangerang Jadi Lokasi Penelitian Tesis Pdt. Doni Susanto tentang Moderasi Beragama dan Strategi Pembelajaran PAK

TANGERANG - Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang menerima kunjungan akademik dari Pdt. Doni Susanto (GBI Rising Star Gading Serpong), pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka penjajakan penelitian tesis mengenai strategi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan implementasinya dalam kajian Ilmu Perbandingan Agama (IPA) untuk memperkuat moderasi beragama di Indonesia.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh semangat kebangsaan. Pertemuan itu menjadi ruang pertukaran gagasan lintas iman antara akademisi STISNU dan Pdt. Doni terkait pentingnya pendidikan agama yang mampu membangun sikap toleran, inklusif, dan menghargai keberagaman sebagai watak dasar bangsa ini.

Ketua STISNU Nusantara Tangerang, Dr. H. Muhamad Qustulani, MA.Hum., menyambut baik rencana penelitian tersebut dan menilai bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan kehidupan sosial-keagamaan Indonesia saat ini. Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjadi ruang dialog, laboratorium kebangsaan, sekaligus pusat pengembangan moderasi beragama.

“STISNU Nusantara Tangerang terbuka terhadap kolaborasi akademik lintas agama dan lintas disiplin ilmu. Penelitian seperti ini penting karena pendidikan agama tidak boleh hanya berhenti pada aspek doktrinal, tetapi juga harus mampu membangun kesadaran kebangsaan, toleransi, dan kemanusiaan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk, terutama dalam hal keragaman agama yang ada.

Sementara itu, Pdt. Doni Susanto menjelaskan bahwa tesis yang sedang ia susun mengangkat tema “Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Implementasinya pada Ilmu Perbandingan Agama (IPA) untuk Memperkuat Moderasi Beragama.” Menurutnya, penelitian tersebut berangkat dari kegelisahan akademik terhadap pentingnya model pembelajaran agama yang tidak eksklusif, tetapi mampu melahirkan dialog, penghormatan terhadap perbedaan, dan semangat hidup bersama dalam masyarakat plural.

“PAK bukan hanya berbicara tentang pengajaran iman secara internal, tetapi juga bagaimana nilai-nilai kasih, perdamaian, dan penghormatan terhadap sesama dapat diterapkan dalam kehidupan sosial yang multikultural,” kata Pdt. Doni.

Ia menilai bahwa STISNU Nusantara Tangerang menjadi lokasi yang tepat untuk penelitian tesisnya karena kampus tersebut aktif membangun budaya akademik moderat serta membuka ruang dialog lintas agama dan budaya.

“STISNU memiliki pendekatan yang menarik dalam mengembangkan moderasi beragama. Saya melihat ada perpaduan antara nilai keislaman, kebangsaan, dan penghormatan terhadap budaya lokal yang berjalan harmonis. Ini menjadi alasan penting mengapa saya memilih STISNU sebagai lokasi penelitian,” ungkapnya.

Diskusi yang berlangsung dalam semangat kekeluargaan dan prinsip akademik tersebut, para akademisi STISNU Tangerang juga membahas tentang pentingnya integrasi antara pendidikan agama, nilai Pancasila, dan kearifan lokal sebagai strategi menjaga keutuhan bangsa di tengah tantangan polarisasi sosial dan ekstremisme identitas. Ketiganya dipandang penting dan harus berjalan beriringan.

Kegiatan penelitian Pdt. Doni yang menjadikan STISNU sebagai tempat penelitian kian memperkuat komitmen STISNU Nusantara Tangerang sebagai kampus yang mendorong pengembangan pendidikan berbasis spiritualitas, dialog kebangsaan, dan moderasi beragama.

Melalui rencana penelitian ini, diharapkan lahir model pembelajaran agama yang lebih kontekstual, humanis, dan mampu memperkuat semangat persaudaraan dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!